Sabtu, 07 Juni 2014

FOCUS GROUP DISCUSSION KAMPUS BIODIVERSITAS 2014

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Kampus Biodiversitas 2014 yang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2014 bertempat di Auditorium Sylva Pertamina, Kampus IPB Darmaga Bogor dengan pembahasan “Rencana Strategi Pengelolaan Kampus Biodiversitas”. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi para pihak terkait yaitu Dosen, Himpro, LK, LS tentang visi, misi, dan program yang dapat mendukung keberlanjutan Kampus Biodiversitas dengan fasilitator Ir. Haryanto R. Putro MS. Diskusi terbagi menjadi dua sesi, sesi pertama membahas “Strategi pengelolaan kampus biodiversitas dengan penguasaan biodiversitas” dan sesi kedua membahas “Perencanaan program yang mendukung pengelolaan biodiversitas”. Pihak terkait yang hadir pada kegiatan Focus Group Discussion berjumlah 26 HIMPRO, 3 LK dan 1 LS. Perwakilan dosen yang hadir antara lain  Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr , Dr. Ir. Agus Hikmat, M.ScF, Ir. Haryanto R. Putro, MS, Dr. Ir. Yeni A. Mulyani Msc, Prof. Dr. Ir. Ervizal A. Zuhud, MS. dan juga beberapa alumni IPB.
Sambutan dari Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr membuka sekaligus meresmikan kegiatan Focus Group Disscusion pada pagi itu. Dalam sambuatannya beliau menyampaikan rasa bangga kepada HIMAKOVA atas terselenggaranya FGD demi keberlanjutan Kampus Biodiversitas yang telah dicanangkan pada 22 Mei 2011 oleh Rektor IPB Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, Msc. Beliau mengharapkan pembangunan kampus yang ramah lingkungan dan disesuaikan  dengan konsep Kampus Biodiversitas yaitu memperhatikan kelestarian ekosistem beserta flora dan fauna di dalamnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Dr. Ir. Agus Hikmat, M.ScF. Beliau menyampaikan bahwa biodiversitas merupakan basis IPB dalam mengembangkan inovasi di bidang pertanian terutama bahan pangan dan pakan ternak. Hal ini mengandung makna eksplisit bahwa kelestarian biodiversitas kampus merupakan tanggung jawab seluruh civitas akademika IPB dan masyarakat sekitar kampus yang berinteraksi langsung dengan biodiversitas kampus. Langkah konkrit yang dapat dilakukan seperti membuang sampah pada tempatnya sehingga estetika lingkungan kampus tetap terjaga dan suasana perkuliahan tetap berjalan kondusif .
Sesi berikutnya merupakan inti acara yaitu diskusi yang difasilitasi oleh Ir. Haryanto R. Putro, MS yang merupakan dosen bidang manajemen dan kebijakan kawasan konservasi di Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Sebelum sesi diskusi, disampaikan terlebih dahulu pemaparan umum mengenai Kampus Biodiversitas oleh ketua Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (HIMAKOVA) Abdul Mukti yang diawali dengan pemutaran video tentang Biodiversitas kampus IPB Darmaga. Adapun materi yang dipaparkan antara lain sebagaia berikut: Sejarah pencanangan kampus biodiversitas, data terbaru biodiversitas kampus, upaya-upaya yang telah dilakukan oleh HIMAKOVA untuk mencapai pendeklarasian kampus biodiversitas, langkah strategis yang harus dilakukan untuk mencapai pendeklarasian kampus biodiversitas IPB, visi dan misi kampus biodiversitas dan strategi pengelolaan kampus biodiversitas. Selain itu Abdul Mukti juga mengimbau kepada seluruh HIMPRO, LK dan LS yang datang untuk terlibat aktif dalam keberlanjutan Kampus Biodiversitas sesuai pembagian peran dan tugas (cluster).

Sesi berikutnya adalah diskusi bersama tentang visi Kampus Biodiversitas. Bapak Haryanto sebagai fasilitator menyampaikan bahwa visi yang dibuat harus easy listening, simple dan mampu menggambarkan pesan yang disampaikan. Beberapa perbedaan pendapat terjadi antara pihak dosen yang diwakili oleh Dr. Agus Hikmat, Dr. Yeni, Prof. Amzu, perwakilan alumni IPB (Fahmi Hakim dan Nararya Gunadharma) dan perwakilan dari HIMPRO yang hadir.  Pada awalnya bapak Haryanto menawarkan beberapa key word yang diusulkan oleh peserta FGD, yaitu konservasi, biodiversitas, kampus, lestari. Peserta diajak untuk mengkritisi keyword yang telah diajukan tersebut baik berupa penambahan redaksi ataupun penjelasan makna yang terkandung. Berdasarkan hasil diskusi dan beberapa pertimbangan telah disepakati bersama Visi Kampus Biodiversitas adalah “Biodiversitas Kampus Lestari untuk Pembelajaran dan Kehidupan”.
Pembahasan berikutnya adalah terkait dengan Misi Kampus Biodiversitas. Sebelumnya telah diajukan 3 point misi yang diajukan sesuai dengan draft renstra yang disusun oleh HIMAKOVA. Pada sesi ini dilakukan pengkajian ulang mengenai misi tersebut yang melibatkan semua peserta FGD. Fasilitator menggabungkan beberapa point dalam misi tersebut yang masih satu kesatuan makna sehingga hanya tersisa dua point misi yaitu 1) memantapkan pengelolaan biodiversitas kampus, dan 2) mengembangkan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan biodiversitas kampus. Perwakilan pihak alumni IPB, Fahmi Hakim mengajukan satu tambahan point misi yaitu mengembangkan manfaat berkelanjutan biodiversitas kampus. Sempat terjadi perdebatan terutama mengenai redaksi “kelembagaan” dan kaitannya dengan individu dalam kelembagaan tersebut. Pada satu sisi tidak semua kalangan mengerti makna kelembagaan yang sebenarnya dan masih menganggap individu terpisah dari kelembagaa.  Sementara pada sisi lain kelembagaan dan individu merupakan satu kesatuan yang saling berinteraksi dan berkaitan sehingga harus dicari jalan tengahnya yaitu penambahan redaksi “termasuk individu” pada point dua misi Kambio. Misi Kampus Biodiversitas yang disepakati adalah sebagai berikut: 1) memantapkan pengelolaan biodiversitas kampus, 2) mengembangkan kapasitas kelembagaan, termasuk individu, dalam pengelolaan biodiversitas kampus, 3) mengembangkan manfaat berkelanjutan biodiversitas kampus. Setelah misi kampus biodiversitas disepakati, sesi diskusi pertama selesai.
Sesi diskusi kedua membahas tentang usulan program yang akan mendukung keberlanjutan Kampus Biodiversitas. Setiap peserta diskusi diminta untuk mengajukan usulan program sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Selanjutnya usulan tersebut ditampilkan untuk dibahas dan dikritisi bersama-sama di dalam forum diskusi. Terdapat beberapa program kerja yang melibatkan lintas HIMPRO sehingga membutuhkan koordinasi dan juga kerja sama yang sinergis. Berdasarkan hasil diskusi diperoleh beberapa usulan program kerja baru terutama usulan dari pihak dosen. Terdapat pula penggabungan program kerja dari beberapa HIMPRO yang memiliki kesamaan tujuan dalam kaitannya dengan keberlanjutan kampus biodiversitas.
Keberlanjutan dari usulan program dari setiap perwakilan peserta membutuhkan pembahasan yang lebih mendalam sehingga diperlukan pembentukan tim kerja khusus yang terdiri dari 1 orang perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas, 2 orang perwakilan dosen dari fakultas berbeda, 1 orang perwakilan dari BEM KM IPB, serta perwakilan dari Rektorat yang diwakili oleh pihak Ditmawa. Tim kerja tersebut berjumlah 14 orang yang akan memulai tugasnya setelah mendapatkan fiksasi nama-nama pihak yang terlibat dalam perumusan Rencana Strategis Kampus Biodiversitas 2015-2020. Diharapkan tim kerja khusus yang telah ditunjuk dapat melakukan tugas sesuai dengan tupoksi pembagian kerja yang tertuang dalam usulan Renstra Kampus Biodiversitas.

0 comments:

Posting Komentar

Copyright © HIMAKOVA | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top